Program | IULI - Universitas Lintas Internasional Indonesia
International University Liaison Indonesia - IULI

Program Studi · Universitas Lintas Internasional Indonesia

Sarjana Teknik Penerbangan

Jenjang Sarjana
Gelar Lulusan S.T.
Akreditasi Baik
Durasi Studi 4 Tahun (8 Semester)
Program Studi Teknik Penerbangan merupakan unit pendidikan tingkat program studi yang berfokus pada keilmuan perancangan, manufaktur, perawatan (maintenance), sistem avronika, dan operasional wahana udara serta kedirgantaraan. Prodi ini mengintegrasikan sains rekayasa aerodinamika, pemanfaatan teknologi modern (seperti drone/UAV, smart avionics, dan sistem penerbangan berkelanjutan), serta jiwa kewirausahaan berbasis teknologi kedirgantaraan (aviation-technopreneurship) untuk menghasilkan insinyur penerbangan yang inovatif, adaptif, berintegritas, dan berdaya saing global.
Visi
Menjadi Program Studi Teknik Penerbangan terkemuka dalam mengintegrasikan sains kedirgantaraan, teknologi penerbangan modern, dan aviation-technopreneurship untuk menciptakan dampak nyata bagi industri aviasi dan masyarakat serta berdaya saing global.
Misi
Menyelenggarakan pendidikan teknik penerbangan berkualitas tinggi yang mengintegrasikan sains kedirgantaraan, teknologi modern, dan technopreneurship dalam lingkungan belajar yang berbasis praktik, inovatif, dan adaptif. Mengembangkan penelitian terapan dan inovasi teknologi kedirgantaraan yang memberikan solusi praktis terhadap tantangan industri penerbangan, efisiensi energi, dan teknologi udara/antariksa. Melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis keahlian teknik penerbangan dan pendekatan technopreneurship untuk mendukung kemajuan pemanfaatan teknologi udara tepat guna (seperti pemetaan dan logistik udara berbasis drone). Mendidik calon insinyur penerbangan yang berintegritas tinggi, profesional, beretika, serta memiliki pola pikir kewirausahaan teknologi. Memperkuat kerja sama strategis dengan maskapai penerbangan, industri manufaktur & perawatan pesawat (MRO), otoritas penerbangan, dan institusi global untuk meningkatkan mutu lulusan dan reputasi internasional.

Lulusan dapat bekerja di pabrikan pesawat, maskapai penerbangan, perusahaan perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO), lembaga penelitian, perusahaan rintisan dirgantara, serta instansi pemerintah seperti Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan BRIN. Ada pula lulusan yang merintis usaha berbasis teknologi atau melanjutkan studi pascasarjana.

Propulsi dan penerbangan ramah lingkungan diajarkan di ketiga konsentrasi. Peroketan dapat dipilih sebagai topik tugas akhir. Ketiga konsentrasi berangkat dari dasar yang sama diantaranya:

  • Aerodinamika dan Perancangan Sistem Pesawat
    Analisis dan pengujian aerodinamika, struktur dan material pesawat, serta perancangan pesawat pada tingkat sistem, termasuk proses manufakturnya.
  • Mekanika Terbang, Kendali, dan Sistem Otonom
    Memperdalam mekanika terbang: prestasi terbang, kestabilan dan kendali, navigasi dan avionika, serta sistem yang memungkinkan pesawat nirawak terbang dan berbagi ruang udara dengan aman. Konsentrasi ini juga mencakup astrodinamika dan perancangan misi antariksa, yaitu perencanaan lintasan dan orbit wahana antariksa.
  • Perawatan Pesawat dan Operasi Maskapai
    Sistem perawatan, inspeksi, keandalan, dan kelaikudaraan, serta cara maskapai merencanakan dan mengoperasikan armadanya.
  • Aircraft Systems Design Engineer
    Menangani aerodinamika, struktur, dan sistem pesawat, dari konsep hingga manufaktur.
  • Flight Mechanics and Control Engineer
    Menganalisis prestasi terbang, kestabilan, dan kendali pesawat.
  • Avionics and Autonomous Systems Engineer
    Mengembangkan elektronika pesawat, navigasi, dan sistem pesawat nirawak.
  • Aircraft Maintenance Engineer
    Melaksanakan dan mengelola perawatan dan perbaikan pesawat.
  • Flight Operations Officer
    Merencanakan setiap penerbangan dan memantaunya bersama pilot, meliputi rute, bahan bakar, cuaca, dan prestasi pesawat.
  • Airline Technical Services Engineer
    Merencanakan dan memantau perawatan, keandalan, dan kelaikudaraan berkelanjutan armada maskapai.
  • Aviation Safety and Quality Engineer
    Menjaga keselamatan dan mutu di industri penerbangan.
  • Research and Development Engineer
    Meneliti dan mengembangkan teknologi dirgantara baru, termasuk misi satelit dan antariksa.
  • Aviation Regulator and Inspector
    Bekerja di otoritas penerbangan sipil atau instansi pemerintah lain di bidang sertifikasi, pengawasan kelaikudaraan, dan investigasi keselamatan.
  • Laboratorium Aerodinamika dan Komputasi
    Pengujian aliran udara dan gaya aerodinamika di terowongan angin, serta perangkat lunak perancangan dan simulasi untuk aerodinamika, struktur, dan sistem penerbangan.
  • Laboratorium Sistem Dirgantara
    Simulasi terbang, avionika, dan instrumentasi, sekaligus tempat mahasiswa merakit dan menguji sistem secara utuh, termasuk pesawat nirawak, roket kecil, dan subsistem satelit.
  • Workshop Perawatan Pesawat
    Praktik pengenalan komponen pesawat, sistem mekanik, material, dan dasar perawatan pesawat.
  • Kurikulum Berorientasi Global
    Kuliah diselenggarakan dalam bahasa Inggris dengan buku ajar bertaraf internasional, dan kurikulum disusun dengan mengacu pada program teknik dirgantara di luar negeri. Mahasiswa juga dapat mengikuti studi atau magang di luar negeri melalui institusi mitra IULI. Tugas kelompok, laporan, dan presentasi pun dikerjakan dalam bahasa Inggris, sehingga lulusan terbiasa bekerja di lingkungan internasional.
  • Belajar Melalui Praktik dan Proyek
    Mahasiswa menerapkan ilmunya dalam praktikum, simulasi, dan proyek kelompok. Dalam proyek tersebut mereka merakit dan menguji sistem yang benar-benar bekerja, misalnya model uji terowongan angin, perangkat instrumentasi atau avionika, atau pesawat nirawak.
  • Teknologi Dirgantara Masa Depan
    Mata kuliah dan topik tugas akhir mengikuti arah perkembangan industri, antara lain penerbangan ramah lingkungan, sistem otonom, dan teknologi antariksa.
  • Aviation Technopreneurship
    Mahasiswa belajar mengubah gagasan teknik menjadi produk, mulai dari mengenali kebutuhan pasar, membuat prototipe, hingga menyusun rencana bisnisnya. Bekal ini menyiapkan mereka untuk bergabung dengan perusahaan rintisan dirgantara atau merintis usaha sendiri.
  • Terhubung dengan Industri
    Selama kuliah, mahasiswa magang di maskapai penerbangan, perusahaan perawatan pesawat seperti GMF AeroAsia, serta pusat-pusat riset teknologi penerbangan, satelit, dan roket di bawah Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN. Topik proyek dan tugas akhir juga dapat berasal dari lembaga-lembaga tersebut, sehingga yang dikerjakan mahasiswa adalah persoalan nyata di industri.
  • Dosen Aktif Meneliti
    Penelitian dosen mencakup mekanika fluida eksperimental dan komputasional, mekanika terbang dan astrodinamika, sistem otonom, serta operasi maskapai dan perawatan pesawat. Mahasiswa dapat terlibat dalam penelitian ini melalui tugas akhir.

Maskapai Penerbangan

Partner institution

GMF AeroAsia

Partner institution

Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN

Partner institution