Program | IULI - Universitas Lintas Internasional Indonesia
International University Liaison Indonesia - IULI

Program Studi · Universitas Lintas Internasional Indonesia

Sarjana Kedokteran Gigi

Jenjang Sarjana
Gelar Lulusan S.K.G.
Akreditasi Akreditasi Pertama
Durasi Studi +/- 3,5 Tahun
Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi IULI mempersiapkan mahasiswa membangun fondasi ilmu kedokteran gigi, keterampilan preklinik, kemampuan berpikir klinis, penelitian, komunikasi, dan profesionalisme sebagai bekal menuju pendidikan Profesi Dokter Gigi. Pembelajaran dirancang melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang mengintegrasikan ilmu biomedik, ilmu kedokteran gigi, kesehatan masyarakat, keterampilan preklinik, serta pengembangan kemampuan analitis dan pemecahan masalah. Selaras dengan karakter IULI yang menghubungkan academic excellence dengan real-world relevance, mahasiswa belajar melalui kuliah, diskusi kasus, praktikum, workshop, skills laboratory, simulasi, presentasi, dan penelitian. Kurikulum juga memperkenalkan evidence-based dentistry, teledentistry, literasi kecerdasan buatan, serta perkembangan teknologi kedokteran gigi digital.
Visi
Menjadi Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi yang unggul dan inovatif dalam pencegahan dan manajemen penyakit sistem stomatognatik berbasis evidence-based dentistry serta pemanfaatan teledentistry.
Misi
  • Menyelenggarakan pendidikan Sarjana Kedokteran Gigi yang berkualitas, inovatif, dan adaptif melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, serta pembelajaran berbasis capaian untuk membentuk lulusan yang profesional dan berintegritas.
  • Mengembangkan pembelajaran yang menekankan pencegahan dan manajemen penyakit sistem stomatognatik berdasarkan prinsip evidence-based dentistry serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran gigi.
  • Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital dan teledentistry secara tepat, etis, dan bertanggung jawab, serta menumbuhkan pola pikir inovatif dan kewirausahaan dalam menghadapi perkembangan pelayanan kesehatan.
  • Mengembangkan penelitian terapan dan inovasi di bidang kedokteran gigi yang relevan dengan permasalahan kesehatan masyarakat serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan..
  • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan kedokteran gigi melalui upaya promotif dan preventif untuk memberikan dampak yang bermakna dan berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat.
  • Mengembangkan jejaring dan kemitraan nasional maupun internasional dengan institusi pendidikan, pelayanan kesehatan, pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kesiapan lulusan untuk berdaya saing di tingkat global.
  • Lulusan Program Sarjana Kedokteran Gigi memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.). Tahap Sarjana merupakan tahap akademik dalam rangkaian pendidikan dokter gigi.
  • Untuk memperoleh gelar dokter gigi (drg.) dan menjalankan praktik sebagai dokter gigi, lulusan perlu melanjutkan ke Program Profesi Dokter Gigi serta memenuhi ketentuan pendidikan dan regulasi yang berlaku.
  • Selama tahap Sarjana, mahasiswa membangun landasan ilmu biomedik dan kedokteran gigi, kemampuan analisis kasus, keterampilan preklinik, penelitian, komunikasi, etika, dan profesionalisme sebagai persiapan memasuki pendidikan profesi.

Program Sarjana Kedokteran Gigi IULI tidak membagi pendidikan ke dalam konsentrasi terpisah. Mahasiswa mengikuti kurikulum terintegrasi yang mencakup bidang-bidang utama kedokteran gigi secara komprehensif:

  • Ilmu Biomedik dan Ilmu Dasar Kedokteran Gigi
  • Diagnosis dan Penyakit Mulut
  • Konservasi Gigi dan Endodontik
  • Periodonsia
  • Prostodonsia
  • Ortodonti
  • Kedokteran Gigi Anak
  • Bedah Mulut dan Maksilofasial
  • Radiologi Kedokteran Gigi
  • Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat
  • Ilmu Material Kedokteran Gigi
  • Penelitian dan Evidence-Based Dentistry
  • Kedokteran Gigi Digital dan Teledentistry
  • Etika, Profesionalisme, Komunikasi, dan Keselamatan Pasien
  • Pathway to Dentist
    Lulusan S.K.G. dapat melanjutkan ke Program Profesi Dokter Gigi untuk memperoleh kompetensi dan kualifikasi sebagai dokter gigi (drg.). Setelah menyelesaikan pendidikan profesi dan memenuhi ketentuan yang berlaku, dokter gigi dapat bekerja dalam berbagai layanan kesehatan gigi dan mulut.
  • Postgraduate & Specialist Education
    Lulusan dapat melanjutkan pendidikan akademik ke jenjang magister sesuai bidang yang diminati. Setelah menjadi dokter gigi, tersedia pula jalur pendidikan spesialis seperti Ortodonti, Konservasi Gigi, Kedokteran Gigi Anak, Periodonsia, Prostodonsia, Penyakit Mulut, Radiologi Kedokteran Gigi, Bedah Mulut dan Maksilofasial, serta bidang lainnya.
  • Research & Academia
    Dengan pendidikan lanjutan dan persyaratan yang sesuai, lulusan dapat mengembangkan karier dalam penelitian, pendidikan, serta pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran gigi.
  • Dental Industry & Health Technology
    Pengetahuan kedokteran gigi juga relevan bagi pengembangan karier di industri alat dan bahan kedokteran gigi, health technology, digital dentistry, penelitian dan pengembangan, promosi kesehatan, program kesehatan, serta manajemen pelayanan kesehatan.
  • Dental Simulation & Skills Laboratory
    Mahasiswa berlatih keterampilan preklinik melalui simulasi dalam lingkungan pembelajaran yang terkontrol. Fasilitas ini mendukung latihan koordinasi, ketelitian, posisi kerja, penggunaan instrumen, serta tahapan berbagai prosedur kedokteran gigi sebelum mahasiswa berhadapan dengan pasien pada tahap profesi.
  • Laboratorium Ilmu Dasar
    Fasilitas laboratorium mendukung pembelajaran ilmu dasar dan biomedik yang menjadi fondasi pendidikan kedokteran gigi. Melalui kegiatan praktikum, mahasiswa memperkuat pemahaman mengenai struktur, fungsi, serta proses biologis tubuh manusia yang relevan dengan kesehatan dan penyakit.
  • Learning Spaces
    Ruang pembelajaran mendukung berbagai metode belajar, mulai dari perkuliahan, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis kasus, workshop, presentasi, hingga kegiatan pembelajaran kolaboratif.
  • Small Cohort, Closer Academic Support
    Lingkungan belajar dengan jumlah mahasiswa yang terkontrol memungkinkan interaksi yang lebih dekat, diskusi yang lebih aktif, serta pendampingan akademik yang lebih personal selama proses pembelajaran.
  • Applied Learning: From Science to Simulation
    Pembelajaran tidak berhenti pada teori. Mahasiswa mengembangkan pemahaman dan keterampilan melalui diskusi kasus, praktikum, workshop, skills laboratory, simulasi dengan manikin, presentasi, dan penelitian.
  • Modern Dental Learning Facilities
    Pembelajaran didukung laboratorium ilmu dasar, dental simulator, skills laboratory, serta fasilitas pembelajaran yang menunjang latihan bertahap sebelum mahasiswa memasuki tahap pendidikan profesi dan berhadapan dengan pasien.
  • Evidence-Based & Future-Oriented
    Mahasiswa dibiasakan mencari, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan bukti ilmiah dalam proses belajar dan pengambilan keputusan. Pendekatan ini membantu membangun cara berpikir kritis yang relevan dengan perkembangan profesi.
  • Digital Dentistry & Teledentistry
    Mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan teknologi kedokteran gigi modern, termasuk radiografi digital, intraoral scanning, CAD/CAM, 3D printing, literasi AI, serta penggunaan teledentistry secara tepat, etis, dan bertanggung jawab.
  • Professionalism & Patient-Centered Care
    Menjadi dokter gigi membutuhkan lebih dari keterampilan teknis. Mahasiswa juga mengembangkan komunikasi dengan pasien, etika, profesionalisme, keselamatan pasien, empati, dan kemampuan memahami kebutuhan pasien sebagai individu.
  • Integrated Pathway to the Profession
    IULI memiliki Program Sarjana Kedokteran Gigi dan Program Profesi Dokter Gigi, sehingga mahasiswa memiliki jalur pendidikan yang berkesinambungan menuju kualifikasi dokter gigi dalam satu ekosistem pendidikan.

RSUP Dr. Sitanala Tangerang

Partner institution

RS Royal Prima Medan

Partner institution

Universitas Prima Indonesia

Partner institution